Menurut Pitra, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kondisi distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah Riau hingga menuju Padang Lawas.
Evaluasi tersebut, kata dia, harus mencakup aspek ketersediaan stok, distribusi, pengawasan SPBU, pola penyaluran BBM bersubsidi maupun nonsubsidi, hingga kemungkinan adanya gangguan atau penyimpangan dalam rantai distribusi.
“Pak Bahlil harus turun dan evaluasi. Jangan hanya melihat data di atas kertas. Harus dilihat kondisi faktual di lapangan. Mengapa antrean bisa begitu panjang? Mengapa masyarakat kesulitan mendapatkan BBM? Ini harus dijawab secara terbuka,” tegasnya.
Selain meminta pemerintah melakukan evaluasi, Pitra juga meminta aparat penegak hukum (APH) tidak menutup mata terhadap kemungkinan adanya praktik mafia BBM atau penyimpangan distribusi minyak.













