Strategi merangkul lawan politik sekaligus kawan politik mempunyai sejumlah kemungkinan tujuan. Pemerintah dapat memperoleh dukungan politik yang lebih luas, mengurangi ketegangan pasca-pemilu, membuka ruang rekonsiliasi, menggabungkan pengalaman dari berbagai kelompok, serta menciptakan stabilitas pemerintahan.
Dalam sistem presidensial, dukungan politik yang luas juga dapat mempermudah komunikasi antara eksekutif dan kekuatan politik di parlemen. Namun, luasnya dukungan politik tidak dengan sendirinya menjamin efektivitas pemerintahan. Efektivitas tetap bergantung pada kualitas kebijakan, kapasitas pejabat, koordinasi antarlembaga, serta mekanisme akuntabilitas.
Di sisi lain, koalisi atau pemerintahan yang semakin besar juga mempunyai konsekuensi. Semakin banyak kelompok politik dan tokoh yang berada di dalam lingkar pemerintahan, semakin penting memastikan bahwa mekanisme checks and balances tetap berjalan. Demokrasi tidak hanya membutuhkan pemerintahan yang kuat, tetapi juga membutuhkan pengawasan yang efektif terhadap penggunaan kekuasaan.













