• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Pertahankan Disertasi, Ende Hasbi Nassarudin Raih Doktor di UIN Bandung

Pertahankan Disertasi, Ende Hasbi Nassarudin Raih Doktor di UIN Bandung

Hargib by Hargib
8 Juli 2026
in Hukum
0
FOTO : Ende Hasbi Nassarudin, S.H.,M.H,. saat sidang promosi doktor di pascasarjana UIN SGD Bandung/dok.istimewa/bedanews.com

FOTO : Ende Hasbi Nassarudin, S.H.,M.H,. saat sidang promosi doktor di pascasarjana UIN SGD Bandung/dok.istimewa/bedanews.com

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

– Dalam disertasinya, Ende Hasbi Nassarudin menyimpulkan bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) telah membawa pergeseran besar dalam hukum keluarga Indonesia. Keluarga tidak lagi sepenuhnya dipandang sebagai wilayah privat, melainkan ruang relasi hukum yang terbuka untuk intervensi negara demi perlindungan hak asasi manusia.

Namun, efektivitas undang-undang ini dinilai masih parsial. Diperlukan penguatan simultan pada struktur, substansi, dan budaya hukum agar tujuan perlindungan korban dapat tercapai secara utuh.

4 Simpulan Utama Penelitian

1.Terjadi Pergeseran Paradigma, Tapi Belum Konsisten

BeritaTerkait

PN Bandung Eksekusi Lahan dan Bangunan di Jalan Cimandiri No. 4

5 November 2026
Poto: Istimewa

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden RI, Satu Orang Masih Diperiksa

4 November 2026

UU PKDRT berhasil menggeser konsep keluarga dari wilayah otonom privat menuju ranah yang dapat diintervensi negara. Pergeseran ini menegaskan negara hadir untuk melindungi hak asasi setiap anggota keluarga. Kendati demikian, masih terdapat ambivalensi dalam sistem perumusan delik aduan. Hal ini menunjukkan paradigma perlindungan korban belum terintegrasi secara konsisten dan menyeluruh dalam praktik hukum.

Page 3 of 5
Prev12345Next
Tags: doktor hukum islamEnde Hasbi NassarudinPertahankan DisertasiUIN di UIN Bandung
Previous Post

Dari Dapur hingga Salon Rumahan, Warga Bandung Dibekali Keterampilan Usaha

Next Post

Kogasgabpad Kodam IV/Diponegoro Sukses Kawal Kunjungan Presiden RI dan PM India di Candi Prambanan

Related Posts

Hukum

PN Bandung Eksekusi Lahan dan Bangunan di Jalan Cimandiri No. 4

5 November 2026
Poto: Istimewa
Hukum

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden RI, Satu Orang Masih Diperiksa

4 November 2026
Headline

Dugaan Penyadapan Komunikasi Presiden Terbongkar, Bareskrim Jerat Tiga Tersangka

4 November 2026
Ketua PA Mesuji, Dr.Abdul Gani Syafii, S.H.I., M.H menerima sertifikat dari ketua sidang usai sidang promosi doktor di UIN SGD Bandung/dok.Bedanews.com.
Hukum

Teliti Dinamika Putusan MA Soal Sengketa Asuransi Jiwa Syariah, Ketua PA Mesuji Lampung Raih Doktor di UIN SGD Bandung

30 Oktober 2026
Hukum

Kerja Sejak 2017 di Bank Mandiri Tasikmalaya, Status PHK Pekerja Alih Daya Ini Dipertanyakan

30 Oktober 2026
Hukum

Ketua Pengadilan Negeri Karawang Lantik dan Ambil Sumpah Maman Supratman Sebagai Panmud Perdata

30 Oktober 2026
Next Post

Kogasgabpad Kodam IV/Diponegoro Sukses Kawal Kunjungan Presiden RI dan PM India di Candi Prambanan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021