• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Pergantian Kepala BIN dan Etika Negatif Jokowi di Masa Transisi Kekuasaan

Pergantian Kepala BIN dan Etika Negatif Jokowi di Masa Transisi Kekuasaan

angel angel by angel angel
19 Oktober 2024
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Potensi Hambatan dalam Kebijakan Intelijen. Apabila Herindra lebih condong kepada kepentingan Jokowi, keputusan-keputusan strategis terkait intelijen bisa menjadi kurang efektif dan berisiko menghambat implementasi kebijakan Prabowo. Di sisi lain, Prabowo mungkin akan kesulitan menemukan ruang yang cukup untuk mengarahkan agenda intelijen sesuai visi dan misinya.

Preseden Politik yang Buruk. Langkah ini menciptakan preseden bahwa presiden yang akan lengser dapat tetap melakukan intervensi signifikan hingga akhir masa jabatan, termasuk dalam pengisian jabatan strategis. Ini bisa memengaruhi stabilitas politik dan menciptakan ketidakpastian di masa depan, terutama dalam masa transisi pemerintahan.

*Penutup*

Aktivitas politik Jokowi menjelang akhir jabatannya memunculkan pertanyaan mendasar terkait etika dan moral politik dalam transisi kekuasaan. Secara normatif, presiden yang masa jabatannya akan berakhir seharusnya berperan sebagai penjaga stabilitas dan memastikan transisi berjalan mulus tanpa intervensi berlebihan. Namun, langkah-langkah Jokowi menunjukkan kecenderungan untuk mempertahankan pengaruh, baik melalui *reshuffle* kabinet maupun pergantian pejabat tinggi seperti kepala BIN.

BeritaTerkait

BRI Cibadak Perkuat Ekonomi Lokal, Penyaluran KUR Capai Rp107,8 Miliar di Awal 2026

29 April 2026

Melawan “Senyapnya Narasi”: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia

29 April 2026
Page 8 of 10
Prev1...78910Next
Previous Post

Kabinet Prabowo-Gibran, Mengalah Demi Kepemimpinan Sejati atau Sebaliknya?

Next Post

Tokoh Dayak Minta Keterlibatan dalam Kabinet Presiden Prabowo – Gibran

Related Posts

Ekonomi

BRI Cibadak Perkuat Ekonomi Lokal, Penyaluran KUR Capai Rp107,8 Miliar di Awal 2026

29 April 2026
Ragam

Melawan “Senyapnya Narasi”: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia

29 April 2026
Ragam

Kemendagri Perkuat Peran Daerah dalam Program Makan Bergizi Gratis

29 April 2026
Ragam

Kegagalan BRICS dan Dilema Energi Asia Tenggara di Tengah Konflik Global

29 April 2026
Ragam

Institut STIAMI Perkuat Kolaborasi Global dan Cetak Prestasi Internasional

29 April 2026
Ragam

Dari Kursi Pengamat PBB ke Meja Perang Dunia

29 April 2026
Next Post

Tokoh Dayak Minta Keterlibatan dalam Kabinet Presiden Prabowo - Gibran

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021