Oleh: Mayjen TNI (Purn) Fulad (Penasihat Militer RI untuk PBB 2017-2019)
JAKARTA || Bedanews.com – Saya pernah duduk di Dewan Keamanan PBB. Saya menyaksikan bagaimana resolusi lahir dari kompromi, bukan dari kebenaran. Dan saya juga menyaksikan bagaimana negara kuat selalu kebal hukum, sementara negara lemah selalu dihukum.
Tahun 2026 mengajarkan sesuatu yang lebih buruk dari itu. Hukum perang tidak lagi ditegakkan. Gencatan senjata tidak lagi dihormati. Dan sekutu tidak lagi dipercaya.
Ini bukan ramalan perang dunia ketiga. Ini laporan bahwa perang dunia ketiga sudah berlangsung hanya saja tidak semua pihak menyadarinya.
*Pertama: Gencatan Senjata di Lebanon, tapi Bom Jatuh Setiap Hari*
Sebagai mantan pengamat militer, saya tahu bahwa gencatan senjata adalah fondasi paling dasar operasi perdamaian. Tanpa penghormatan terhadap gencatan senjata, tidak ada misi PBB yang bisa berjalan.













