Fakta hari ini seperti dilaporkan ABC News pada 27 April 2026 Israel terus menggempur Lebanon selatan, bahkan hingga ke desa-desa di utara Sungai Litani, lebih dalam dari wilayah yang telah diduduki Israel selama invasi bulan lalu. Wilayah ini sebelumnya merupakan “zona penyangga” yang disepakati. Kini, perintah evakuasi pun meluas ke sana..
Lebih mencengangkan lagi, semua ini terjadi di tengah gencatan senjata.
ABC News secara gamblang menyebut situasi ini sebagai “ceasefire in name only” gencatan senjata sekadar nama. Media tersebut mengutip pernyataan pejabat senior Israel kepada Israel Hayom yang mengakui bahwa “tidak ada cara militer bagi Israel untuk menghentikan Hizbullah. Pengakuan ini penting.
Jika musuh sendiri mengakui bahwa perang tidak bisa dimenangkan secara militer, lalu untuk apa terus menumpuk korban?













