JAKARTA || Bedanews.com – Dalam sebuah pernyataan yang menggugah, Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dewan Adat Dayak se-Indonesia dan Organisasi Masyarakat Dayak se-Kalimantan menyuarakan harapan agar tokoh dan putra-putri Dayak dilibatkan dalam kabinet pemerintahan presiden terpilih.
Pimpinan MADN, Mikael Pai menegaskan pentingnya representasi masyarakat Dayak dalam pemerintahan, mengingat kontribusi besar mereka terhadap negara.
“Kami ingin agar suara masyarakat Dayak didengar dan dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Keterlibatan kami dalam kabinet bukan hanya untuk simbolis, tetapi juga untuk memastikan bahwa kepentingan dan aspirasi masyarakat Dayak terwakili,” ujar Mikael PAI dalam konferensi pers di Jakarta, Jum’at (18/10/2024).













