Oleh: Mayjen TNI (Purn) Fulad (Penasihat Militer RI untuk Dewan Keamanan PBB 2017-2019)
JAKARTA || Bedanews.com – Saya menyaksikan langsung bagaimana dunia bertepuk tangan menyambut gencatan senjata AS vs Iran beberapa hari lalu. Harga minyak turun tipis. Bursa saham AS naik ke rekor tertinggi. Para pemimpin dunia menghela napas lega seolah bahaya telah berlalu.
Maaf, saya tidak bisa ikut bertepuk tangan.
Bukan karena saya anti-perdamaian. Saya bersumpah setia pada perdamaian sejati. Namun sebagai seorang yang pernah duduk di ruang sidang Dewan Keamanan PBB selama dua tahun, saya belajar satu hal: *jangan pernah sekali-pun percaya pada gencatan senjata yang lahir bukan dari kemauan, melainkan dari keterpaksaan*.
Dan kali ini, Amerika Serikat terpaksa. *Saya Ingat Adegan Itu…*













