Mikael Pai mencatat bahwa, meskipun masyarakat Dayak merasa terpinggirkan selama bertahun-tahun, mereka tetap setia mendukung negara dan tidak pernah menantang kedaulatan Indonesia.
Ia juga menekankan bahwa, peran masyarakat adat sangat penting dalam menjaga keseimbangan dan keadilan bagi semua elemen bangsa.
“Kami berharap pemerintah baru dapat menjalin komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat Dayak dan tidak mengabaikan kontribusi yang telah kami berikan,” katanya.
Michael menjelaskan bahwa, meskipun komunikasi telah dilakukan dengan tim dekat presiden terpilih, hingga saat ini belum ada respons konkret terkait keterlibatan tokoh Dayak dalam pemerintahan.
“Kami sudah bertemu dengan beberapa penasihat dan anggota tim, tetapi belum ada jawaban pasti mengenai apakah ada kesempatan bagi kami untuk berkontribusi di kabinet,” ujarnya.













