• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, April 26, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Pergantian Kepala BIN dan Etika Negatif Jokowi di Masa Transisi Kekuasaan

Pergantian Kepala BIN dan Etika Negatif Jokowi di Masa Transisi Kekuasaan

angel angel by angel angel
19 Oktober 2024
in Ragam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Agusto Sulistio (Pegiat Sosmed, Mantan Kepala Aksi & Advokasi PIJAR era tahun 90an)

JAKARTA || Bedanews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendekati akhir masa jabatannya dengan langkah-langkah politik strategis yang memperlihatkan keterlibatannya hingga detik terakhir. Berbeda dengan para pendahulunya yang cenderung pasif dan menyerahkan transisi sepenuhnya kepada presiden terpilih, Jokowi masih memainkan peran aktif, termasuk dalam perombakan kabinet dan pemberhentian pejabat tinggi. Langkah ini tidak hanya menunjukkan intensitas kepemimpinannya, tetapi juga memunculkan pertanyaan tentang moral dan etika politik dalam masa transisi kekuasaan.

Di negara-negara besar seperti Amerika Serikat, tradisi politik mengutamakan transisi yang mulus dengan sedikit campur tangan dari presiden yang akan lengser. Misalnya, Presiden George W. Bush pada 2008, setelah Barack Obama memenangkan pemilu, menghindari pengambilan kebijakan besar dan menghentikan langkah-langkah yang dapat mempengaruhi pemerintahan baru. Bahkan saat krisis ekonomi global terjadi, Bush lebih memilih berkoordinasi dengan Obama untuk memastikan kebijakan transisi ekonomi tetap sejalan dengan arah pemerintahan berikutnya.

BeritaTerkait

Wisuda USNB : Lahirkan Generasi Ulama, Saintis, Resmi Buka Prodi Informatika Dan AI.

26 April 2026

Idrus Marham Terpilih Ketum IKA PTKIN 2026–2030, Rektor Prof.Rosihon: Semoga Solid,Berkolaborasi  dan Berkontribusi bagi Bangsa dan Negara

26 April 2026
Page 1 of 10
12...10Next
Previous Post

Kabinet Prabowo-Gibran, Mengalah Demi Kepemimpinan Sejati atau Sebaliknya?

Next Post

Tokoh Dayak Minta Keterlibatan dalam Kabinet Presiden Prabowo – Gibran

Related Posts

Ragam

Wisuda USNB : Lahirkan Generasi Ulama, Saintis, Resmi Buka Prodi Informatika Dan AI.

26 April 2026
Headline

Idrus Marham Terpilih Ketum IKA PTKIN 2026–2030, Rektor Prof.Rosihon: Semoga Solid,Berkolaborasi  dan Berkontribusi bagi Bangsa dan Negara

26 April 2026
Ragam

Covid-19, Konfrontasi Timur Tengah dan Otoritas Menunda Pelaksanaan Putusan

26 April 2026
Ragam

Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dinas Pertanian Banten Dukung Elemen Masyarakat Tanam Padi

26 April 2026
Ragam

Epic Fury: Ketika Saya Menyaksikan Sendiri Teater Diplomasi yang Berulang

26 April 2026
Edukasi

UIN Bandung Peringkat 801+ Asia versi THE WUR 2026, Posisi Terbaik PTKIN se-Indonesia

25 April 2026
Next Post

Tokoh Dayak Minta Keterlibatan dalam Kabinet Presiden Prabowo - Gibran

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021