Idealnya, pengangkatan Kepala BIN baru diserahkan kepada presiden terpilih agar pejabat yang diangkat benar-benar merepresentasikan prioritas dan strategi kepemimpinan baru. Namun, ada beberapa alasan mengapa Jokowi mengambil langkah ini sendiri?
Dengan menunjuk Herindra berdasarkan konsultasi dengan Prabowo, Jokowi tidak hanya mempertahankan pengaruhnya tetapi juga secara politis membuat Prabowo memiliki kewajiban moral untuk menghormati keputusan ini. Ini bisa memperkuat posisi Jokowi di luar pemerintahan sebagai figur yang tetap relevan.
*Dampak bagi Pemerintahan Prabowo ke Depan*
Loyalitas Ganda Kepala BIN. Muhammad Herindra, sebagai pejabat yang diangkat atas inisiatif Jokowi, berada dalam situasi sulit. Ia harus menunjukkan loyalitas kepada Jokowi yang memberinya jabatan sekaligus kepada Prabowo sebagai pemimpin baru. Dalam konteks politik Indonesia, loyalitas ganda seperti ini dapat menciptakan potensi konflik dan keraguan di dalam pemerintahan.













