“Selain itu tidak hanya pada klien kami, tapi juga penyekapan itu berdampak pada warga lainnya yang aksesnya melalui jalan yang ditutup tersebut,” ujarnya.
Ada penghuni kos yang sampai harus memanjat pagar yang digembok itu karena kelaparan mencari makanan. Ada juga yang sampai harus tidur di emperan jalan Sudirman karena tidak bisa masuk ke dalam rumah kos akibat digembok tersebut.
Sementara nenek Dewi menambahkan sangat terpukul akibat penyekapan itu, bahkan sampai dua hari tidak bisa membeli makanan karena tidak ada akses keluar. Tidak hanya nenek Dewi, menurutnya ada beberapa orang yang menghuni kosan, namun karena masih berusia muda hingga dapat nekat naik pagar.
Selain itu, ketika mau pulang pagarnya masih dikunci sehingga tidur ditrotoar, sembari nenek Dewi memperlihatkan foto seseorang yang sedang tidur ditrotoar.













