Kerusakan di hulu DAS menjadi faktor kunci yang selama ini tampaknya diabaikan. Penurunan tutupan hutan yang dipicu oleh deforestasi, alih fungsi lahan, perkebunan dan pertambangan telah mengurangi kapasitas tanah dalam menyerap air. Dampaknya adalah peningkatan limpasan permukaan dan kerentanan longsor ketika hujan ekstrem datang.
Jejak izin pertambangan dan aktivitas minerba memperparah keadaan. Sejumlah data informasi dan pemberitaan media daring menunjukkan bahwa banyak izin tambang berada dekat dengan sungai dan lereng curam, ditambah dengan praktik pembalakan dan reklamasi yang tidak memadai. Dalam sejumlah lokasi, kayu-kayu besar hanyut bersama air bah, menjadi bukti bahwa kerusakan hutan di hulu berkontribusi langsung terhadap banjir bandang dan longsor.













