Oleh: Sugiyanto (SGY)-Emik (Pengamat Ibu Kota)
JAKARTA || Bedanews.com – Saya terpanggil menulis artikel ini menyusul musibah banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi—Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Ini merupakan kali kempat saya mengangkat topik tentang banjir dan longsor tersebut, setelah sebelumnya menerbitkan tiga artikel yang seluruhnya merupakan ungkapan duka dan keprihatinan mendalam atas bencana yang terjadi di Pulau Sumatra.
Ketiga artikel sebelumnya masing-masing berjudul: “Surat Terbuka kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo tentang Usulan Pembentukan Tim Khusus Bantuan untuk Korban Banjir–Longsor di Sumatra,” “Gerakan Gotong-Royong Kolosal Nasional untuk Bencana di Sumatra Lebih Penting daripada Perdebatan Status Bencana Nasional,” dan “Duka Banjir di Sumatra yang Bercampur Amarah: Negara Harus Hadir untuk Menegakkan Hukum”.













