• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Ketika Pengamat dan Mahasiswa Dialog Tentang Komunikasi, Film Bid’ah di Indonesia dan Komunikasi Gender

Ketika Pengamat dan Mahasiswa Dialog Tentang Komunikasi, Film Bid’ah di Indonesia dan Komunikasi Gender

kris by kris
19 Juni 2025
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Diskusi berjalan interaktif sebanyak 8 orang aktif bertanya sehingga jalannya dialog berlangsung dinamis. Kedelapan mahasiswa yang aktif bertanya itu, Adna Fika Ardelia, Salsabila Adinda Fitri, Nur Rayhan Alhabsy, Novri Fajar Ramadhan, Silvi Andri Yani, Rena Kasmarani, Muhammad Raihan Hasya Pratama dan Hubbi Elhikam.

Dialog dosen tamu dan mahasiswa tersebut membahas komunikasi dengan dengan pendekatan semi-akademis-Komunikasi sebagai Media Penyampaian Pesan-khususnya film.

Menurut Benny, komunikasi dalam film tidak hanya menghibur tetapi juga membentuk persepsi. “Menurut DeVito (2016), film adalah bentuk komunikasi massa yang memengaruhi audiens melalui narasi, visual, dan simbol,” kata Benny yang juta sering menjadi juri festival film internasional tersebut.
Di Indonesia, film seperti “KKN di Desa Penari” (2022) atau “Pengabdi Setan” (2017) menyisipkan unsur-unsur bid’ah (misal: ritual lokal yang dianggap menyimpang) sebagai bagian dari cerita.
Contoh pertama, film menggunakan kode budaya (misal: adat vs agama) untuk membangun konflik. Di mana pesan bid’ah sering dikomunikasikan secara implisit melalui karakter atau alur cerita.

BeritaTerkait

TERNYATA KI SUNDA KINI JADI TUAN ASING DI RUMAHNYA SENDIRI

12 Mei 2026

Tokoh-Tokoh Reformasi yang Tetap Mendapat Hormat Publik: Amien Rais, Megawati Soekarnoputri, Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta Almarhum Gus Dur

12 Mei 2026
Page 2 of 4
Prev1234Next
Previous Post

Danlanud Sultan Hasanuddin Terima Kunjungan Aspotdirga Kaskoopsudnas, Bahas Peningkatan Pembinaan Kemampuan Potensi Dirgantara

Next Post

Habis Aceh, Terbitlah Trenggalek. LaNyalla: Jangan Terus Seret dan Tambah Beban Presiden

Related Posts

Ragam

TERNYATA KI SUNDA KINI JADI TUAN ASING DI RUMAHNYA SENDIRI

12 Mei 2026
Ragam

Tokoh-Tokoh Reformasi yang Tetap Mendapat Hormat Publik: Amien Rais, Megawati Soekarnoputri, Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta Almarhum Gus Dur

12 Mei 2026
Ragam

Komunitas LAI Bersama Komunitas Driver Ambulance, Dorong Literasi untk Kamtibmas dan Cegah Anarkis

12 Mei 2026
PERTUNJUKAN-"Islands”,  sebuah program seni pertunjukan yang mempertemukan kepekaan tubuh dan dialog lintas budaya digelar di Teater Salihara Jakarta pada (9 dan 10 Mei 2026). (Foto: Taiwan Economic and Cultural Office/TECO).
Ragam

Salihara dan Grup Tari Taiwan Hadirkan “Islands”, Pertunjukan Dialog Tubuh dan Identitas

11 Mei 2026
Ragam

Naga itu Bernama Adam Alis, Hadang Persija 2-1 Langsung

11 Mei 2026
Ragam

BALA-BALA PERSIB

11 Mei 2026
Next Post

Habis Aceh, Terbitlah Trenggalek. LaNyalla: Jangan Terus Seret dan Tambah Beban Presiden

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021