Pelatihan ini sekaligus menegaskan bahwa, penanganan persoalan narkoba tidak dapat hanya bertumpu pada penegakan hukum. Penguatan ketahanan sosial, peningkatan kapasitas masyarakat, dan perluasan kesempatan ekonomi merupakan bagian penting dari upaya membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan tangguh terhadap ancaman penyalahgunaan, serta peredaran gelap narkoba.
Dalam sambutan pembukaan kegiatan, Plt. Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, M.M, menegaskan bahwa, pemberdayaan masyarakat perlu diarahkan pada manfaat nyata dan keberlanjutan program. Masyarakat harus mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperoleh bekal keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Permasalahan narkoba tidak cukup ditangani hanya melalui penegakan hukum. Kita juga harus memperkuat upaya pencegahan dengan membangun masyarakat yang memiliki ketahanan sosial, keterampilan, serta kemandirian ekonomi. Melalui Bimbingan Teknis Life Skill Pelatihan Barista ini, BNNP Jawa Tengah ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi diri dan memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha maupun meningkatkan produktivitas,” tegasnya.













