Oleh: Prof. Dr. Hj. Lilis Sulastri, S.Ag., MM., CPHRM., CHRA.
Guru Besar Ilmu Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung-
Ada satu kalimat yang semakin populer dalam percakapan generasi hari ini: “In this economy…” Kalimat tersebut sering digunakan dengan nada bercanda, sinis, bahkan pasrah. “In this economy, siapa yang masih mampu membeli rumah?” “In this economy, punya pekerjaan saja sudah harus disyukuri.” “In this economy, kita harus punya side hustle.” “In this economy, healing pun mahal.” Sekilas, ini adalah sekedar ungkapan populer di media sosial. Namun jika dilihat dari perspektif ilmu ekonomi dan manajemen, in this economy sesungguhnya merepresentasikan sesuatu yang jauh lebih besar, yakni perubahan cara manusia memandang uang, pekerjaan, konsumsi, keberhasilan, keamanan, bahkan kehidupan.













