• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » 20 MEI: TANGAN YANG KEMBALI MENULIS

20 MEI: TANGAN YANG KEMBALI MENULIS

Hargib by Hargib
25 Mei 2026
in Edukasi, Jurnal, Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ia mengingat kedua anaknya. Ia mengingat bahwa besok adalah 20 Mei Hari Kebangkitan Nasional, hari di mana lebih dari seabad lalu, Boedi Oetomo didirikan bukan oleh orang-orang yang sempurna, tetapi oleh mereka yang berani bermimpi di tengah keterbatasan. Dan ia mengingat bahwa besok juga adalah hari ulang tahunnya yang ke 34. Tengah malam tiba. Tanggal berganti. Lintang mengambil buku catatan kosong,  satu-satunya alat tulis yang tersisa. Di halaman pertama, dengan tinta biru, ia menulis ‘ Hari ini aku memilih BANGKIT.

Pagi harinya, ia melakukan sesuatu yang sudah lama tidak ia lakukan dengan  mengunjungi perpustakaan umum. Di sana, ia membaca data. Komnas Perempuan, OJK, laporan deepfake, penelitian psikologi tentang manipulasi emosional. Ia mengumpulkan riset untuk sebuah proyek yang perlahan terbentuk di benaknya. Ia akan menulis lagi. Bukan novel, tapi sesuatu yang lebih mentah. Sebuah memoar. Selama berbulan-bulan, Lintang menulis di notebook bekas, di kertas-kertas sisa, bahkan di belakang tagihan listrik. Ia menulis seluruh kisahnya, tentang kesepiannya, tentang kepercayaannya yang dikhianati, tentang rasa malu, tentang kemarahan, tentang proses pemulihannya yang berantakan. Ia tidak menyembunyikan apa pun. Seorang teman lama — satu-satunya yang ia izinkan masuk dan  membantunya membuka kembali akun media sosial dengan identitas baru. Kali ini bukan untuk mencari validasi, melainkan untuk mendokumentasikan prosesnya. Ia membuat blog sederhana berjudul, ‘Luka yang Menulis’, mengunggah catatan-catatan hariannya. Awalnya sepi. Lalu, perlahan, pesan-pesan masuk. ‘Aku juga korban, Mbak. Terima kasih sudah berani cerita.” “Aku kira aku sendiri. Ternyata tidak.” “Tulisanmu membuatku tidak jadi bunuh diri tadi malam.“Satu per satu, Perempuan perempuan lain mulai bersuara.

BeritaTerkait

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
Page 7 of 10
Prev1...678...10Next
Tags: 20 MeiBangkitKembali MenulisLilis SulastriTangan Menulis
Previous Post

Membangun Kedaulatan Generasi Muda Indonesia: Dari Artificial Intelligence Hingga Agroekologi

Next Post

Gaza Belum Usai: Saat Senjata Mereda, Perdamaian Masih Menjauh

Related Posts

Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Ragam

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR

7 November 2026
Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Ragam

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Next Post

Gaza Belum Usai: Saat Senjata Mereda, Perdamaian Masih Menjauh

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021