Jakarta, Bedanews.com
Pakar Manajemen Prof.Dr.Lilis Sulastri, MM, menegaslan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi, menjaga kedaulatan Indonesia di bidang teknologi, pangan, dan budaya menuntut strategi konkret yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sipil. Fokusnya bukan lagi sekadar mencetak generasi cerdas secara akademik, tetapi membentuk “tunas bangsa” yang memiliki kesadaran kedaulatan dan daya saing global.
Tiga Arena Kedaulatan: Teknologi, Pangan, Budaya
Menurut Akademisi UIN SGD Bandung ini bahwa pada ranah teknologi, langkah mendesak adalah membangun ekosistem digital nasional yang menjadikan anak muda sebagai pencipta, bukan sekadar pengguna. Pemerintah perlu memperkuat literasi AI, keamanan data, serta memberi dukungan nyata melalui tax holiday dan pendanaan riset langsung ke startup lokal berbasis deep tech.













