JAKARTA || Bedanews.com – Transformasi digital daerah tidak boleh berhenti pada modernisasi sistem pembayaran, tetapi harus menjadi kekuatan baru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat daya saing UMKM, memperluas inklusi keuangan, serta menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan pada Forum BPD Leaders Circle 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) di Mandarin Oriental Hotel Jakarta, beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan itu, Analis Kebijakan Ahli Madya, Rendy Jaya Laksamana, hadir mewakili Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Iwan Kurniawan.













