• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Kamis, April 23, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Singgung 157 ribu BPJS Mati, Tegas Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Rahayu: Minta Dalam Satu Bulan Harus Aktif Kembali

Singgung 157 ribu BPJS Mati, Tegas Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Rahayu: Minta Dalam Satu Bulan Harus Aktif Kembali

Ki Agus by Ki Agus
10 Juli 2025
in Edukasi, Headline, Politik
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Singgung BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) mati, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi, saar menyampaikan sambutannya, di Gedung Moch. Toha, Rabu 9 Juli 2025, mengajak seluruh kepala desa, RT, RW, hingga kader PKK untuk segera turun tangan mendata ulang warga miskin secara langsung.

Legislator senior PKB itu menegaskan, saat ini sesuai dengan data yang diperoleh, sebanyak 157 ribu warga Kabupaten Bandung terancam kehilangan hak layanan kesehatan akibat dinonaktifkannya kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) pasca penerapan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sejak Juni 2025.

“Ini jelas merupakan masalah yang perlu segera ditindak lanjuti secara signifikan, agar masyarakat terutama warga miskin bisa memperoleh kembali haknya,” katanya.

Bahkan disebutkan Renie, Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, sudah semangat menangani penonaktifan ini. Dinas Sosial juga sudah punya datanya. “Sekarang tinggal para kades, lurah, RW, RT dan kader PKK, mau enggak ikut turun langsung, sisir data 157 ribu warga itu? Mau enggak kita pastikan mereka bisa aktif lagi BPJS-nya?” tegas Renie.

BeritaTerkait

Jangan Karena Kartu Keluarga Tidak Valid, tegas H. Osin: Ratusan Warga Terputus Pendidikannya

22 April 2026

RDP Bareng Walhi. Komisi IV DPRD Jabar Bahas Isu Energi dan Implementasi Co-Firing Biomassa

22 April 2026

Ia mengingatkan, kalau BPJS warga mati, pastinya warga miskin akan kehilangan haknya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tentunya permasalahan tersebut akan kembali menjadi beban Pemerintah desa setempat. Jadi wajar bila kemudian 157 ribu BPJS mati segera diaktifkan kembali.

Segera lakukan pendataan ulang untuk akurasi datanya dari rumah ke rumah, untuk memastikan warga tersebut memang masuk kategori penerima manfaat sesuai desil 1 sampai desil 5, yakni sangat miskin, miskin, hampir miskin, rentan miskin, hingga pas-pasan. Jangan sampai terjadi kesalahan data. Serta jangan sampai terjadi diskriminasi.

“Perlakukan warga berhak BPJS dengan adil, jangan terjadi pemilahan, atau ada alasan-alasan lain yang merugikan masyarakat,” ungkapnya.

Harapan Renie dalam waktu satu bulan ini permasalahan BPJS mati warga miskin bisa segera terselesaikan. Jangan dirunda-tunda tapi fasilitasi dengan baik. Sehingga mereka bisa sepenuhnya memperoleh haknya nanti.

Ia menambahkan,BPJS adalah badan hukum publik yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial bagi seluruh penduduk Indonesia, baik kesehatan maupun ketenagakerjaan.

BPJS terbagi menjadi dua, yaitu:
1. BPJS Kesehatan:
Bertanggung jawab menyelenggarakan program jaminan kesehatan nasional (JKN).
2. BPJS Ketenagakerjaan:
Bertanggung jawab menyelenggarakan program jaminan sosial bagi tenaga kerja, seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun.***

Tags: bpjs matiketua reniesatu bulan
Previous Post

Panglima TNI dan Menhan RI Hadiri Raker Bersama Komisi I DPR RI

Next Post

TNI Tegas Hadapi Perambah Hutan Ilegal

Related Posts

Edukasi

Jangan Karena Kartu Keluarga Tidak Valid, tegas H. Osin: Ratusan Warga Terputus Pendidikannya

22 April 2026
Headline

RDP Bareng Walhi. Komisi IV DPRD Jabar Bahas Isu Energi dan Implementasi Co-Firing Biomassa

22 April 2026
Edukasi

Dr.Ilim Abdul Halim: Dialog Antaragama Berperan sebagai Legitimasi Sosial dan Kontrol Sosial

22 April 2026
Edukasi

Go Internasional, Jurnal Religious Fakultas Ushuluddin UIN SGD Terindeks Scopus

22 April 2026
RA.Kartini/pinterest
Edukasi

Kartini dan Senyum Luka: Antara Kebaya dan Empati yang Diperkosa

22 April 2026
Kartini/pinterest
Headline

Kartini, Merawat Kewarasan di Tengah Manipulasi Dunia

22 April 2026
Next Post

TNI Tegas Hadapi Perambah Hutan Ilegal

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021