Oleh karena itu, setiap serangan militer terhadap negara berdaulat tanpa mandat Dewan Keamanan PBB dapat dipandang sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. Banyak pakar hubungan internasional menilai bahwa praktik serangan sepihak akan melemahkan sistem keamanan kolektif yang menjadi dasar pembentukan PBB. Jika aturan tersebut tidak dihormati, maka muncul pertanyaan besar: untuk apa PBB didirikan jika hukum yang disepakati bersama tidak ditaati oleh negara-negara kuat.
Dalam berbagai perdebatan global, tindakan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah negara sering menjadi sorotan. Ketegangan antara Iran dengan kedua negara tersebut misalnya telah berlangsung lama dan beberapa kali memicu serangan udara, operasi militer terbatas, maupun aksi sabotase terhadap fasilitas strategis.













