• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, Mei 3, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Serangan Tanpa Izin PBB, Arogansi Kekuasaan di Atas Hukum Internasional: Dunia Harus Bersatu Menghentikan Invasi Negara Berdaulat

Serangan Tanpa Izin PBB, Arogansi Kekuasaan di Atas Hukum Internasional: Dunia Harus Bersatu Menghentikan Invasi Negara Berdaulat

kris by kris
8 Maret 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sugiyanto (SGY)-Emik: (Pengamat Ibu Kota). 

 

JAKARTA || Bedanews.com – Terpaksa saya menulis artikel ini meskipun sedang menjalani ibadah puasa. Sesungguhnya saya lebih memilih fokus pada ibadah puasa dan menghindari berbagai isu politik. Namun, serangan Amerika dan Israel terhadap Iran mendorong saya untuk bersikap melalui tulisan ini. Ini adalah artikel kedua saya pada bulan Ramadan dan saya berharap tidak ada lagi isu sensitif dan mendesak yang memaksa saya kembali menulis di tengah bulan suci ini.

 

BeritaTerkait

Jalin Silaturahmi Komunitas Motor Kejaksaan Negeri Bandung Touring Bareng JHB Ke Gunung Kidul DIY

3 Mei 2026
SOLID-Ketua IKASPS UNNES, Irjend Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si (kaos putih pakai peci) & Ketua Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, Dr Susilo Kusdiwanggo, ST. MT (kemeja hitam). (Foto Ist).

Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan

2 Mei 2026

Baiklah, saya mulai dari persoalan pokoknya. Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada awal bulan Ramadan tahun 2026, yang juga dikabarkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, merupakan tindakan yang sangat serius dalam perspektif hukum internasional. Banyak masyarakat global menyadari hal tersebut, tetapi dunia tampak cenderung diam dan tidak berani mengambil tindakan apa pun. Salah satu alasannya adalah karena pihak yang melakukan serangan merupakan negara adidaya, yakni Amerika Serikat, yang juga dikenal sebagai salah satu negara pemilik senjata nuklir terbesar di dunia.

Page 1 of 15
12...15Next
Previous Post

KEBIJAKAN IMPORTASI DI MONOPOLI SEKELOMPOK ORANG TERTENTU

Next Post

Perjanjian RI-AS dan Kedaulatan Digital, Berikut Rekomendasi Saat Rapimnas dan HUT Ke-9 SMSI dan Kirim Surat Ke Presiden Prabowo

Related Posts

Ragam

Jalin Silaturahmi Komunitas Motor Kejaksaan Negeri Bandung Touring Bareng JHB Ke Gunung Kidul DIY

3 Mei 2026
SOLID-Ketua IKASPS UNNES, Irjend Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si (kaos putih pakai peci) & Ketua Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, Dr Susilo Kusdiwanggo, ST. MT (kemeja hitam). (Foto Ist).
Ragam

Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan

2 Mei 2026
Ragam

DUNIA SEDANG BERMAIN API, BLOKADE AS DAN RUDAL HIPERSONIK ‘DARK EAGLE’ ANCAMAN NYATA BAGI ARUS PERDAMAIAN

2 Mei 2026
Ragam

Dari Jerman ke Hormuz: Dunia Multipolar Lahir, RI Jangan Lagi Penonton

2 Mei 2026
Ragam

Negara Melawan Oligarki Digital!

2 Mei 2026
Ragam

Pelantikan Direksi KOGANA SUMUT Periode 2026–2029, Momentum Hari Buruh Perkuat Profesionalisme Relawan Bencana

2 Mei 2026
Next Post

Perjanjian RI-AS dan Kedaulatan Digital, Berikut Rekomendasi Saat Rapimnas dan HUT Ke-9 SMSI dan Kirim Surat Ke Presiden Prabowo

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021