*Lalu Apa yang Sebenarnya Kita Dapat dari Kemitraan Itu?*
Saya ini pensiunan jenderal, tapi bukan orang kolot yang anti kerja sama. Saya tahu betul TNI butuh modernisasi alutsista. Butuh latihan bersama, transfer teknologi, peningkatan kapasitas intelijen. Kerja sama dengan AS melalui Major Defense Cooperation Partnership memang menawarkan semua itu. Itu nyata dan itu baik.
Tapi selama saya bertugas di PBB, saya belajar satu hal: tidak ada negara besar yang memberi tanpa mengharap imbalan. AS tidak akan memberi akses pelatihan dan teknologi canggih hanya karena mereka baik hati. Mereka pasti mengincar sesuatu. Dan tebakan saya ya itu tadi: akses logistik dan dukungan politik di kawasan.
Saya jadi bergidik waktu mendengar DPR mempertanyakan dasar hukum blanket overflight clearance, lalu Kementerian Pertahanan menjawab bahwa itu “masih rancangan awal” dan “bukan bagian dari MDCP yang sudah ditandatangani”. Artinya apa? Isu itu tidak mati. Ia hanya ditunda. Dan dalam politik, penundaan seringkali bukan untuk membatalkan niat, tapi untuk meredam kritik dulu.













