Biarlah Selat Hormuz membara. Biarlah blokade terjadi. Tapi Indonesia harus tetap jadi pulau yang tenang di tengah badai. Bukan karena kita pengecut. Tapi karena kita cerdas. Dan kecerdasan sejati seorang negarawan adalah tahu kapan harus maju, dan kapan lebih bijak untuk mundur selangkah, lalu berkata dengan sopan namun tegas:
“Maaf, ini bukan perang kami”
*Salam dari pantai Ujung Genteng, 15 April 2026*
Page 8 of 8













