Oleh: Naek Pangaribuan
JAKARTA || Bedanews.com – Senin 9 Februari 2026, Hari Pers Nasional (HPN) kembali diperingati. Tahun ini dipusatkan di Serang, Banten, dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Tema tersebut menegaskan hubungan kausal bahwa pers yang sehat merupakan prasyarat ekonomi yang berdaulat dan ekonomi yang berdaulat menjadi fondasi bangsa yang kuat.
Namun refleksi HPN justru menuntut kejujuran. Apakah pers nasional hari ini benar-benar sehat, atau sekadar bertahan di tengah tekanan struktural yang kian berat? Di titik inilah jarak antara tema dan kenyataan terlihat jelas.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan HPN 2026 tentu bernilai simbolik. Namun pers tidak kekurangan apresiasi verbal. Yang dibutuhkan adalah keberpihakan kebijakan yang nyata, terukur, dan berkelanjutan untuk menjaga ekosistem pers nasional tetap hidup dan independen.












