Oleh: Mayjen TNI (Purn) Fulad (Penasihat Militer RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa 2017–2019)
JAKARTA || Bedanews.com – *Pendahuluan*
Akhir-akhir ini ramai pernyataan Kanselir Jerman, Friedrich Merz, yang bilang bahwa Iran “lebih pintar” dalam strategi dibanding Amerika Serikat dan bahwa rakyat Amerika sedang “dipermalukan” oleh kepemimpinan Iran.
Saya baca berita itu. Saya senyum. Bukan senang. Tapi senyum karena saya sudah mendengar bisikan ini tujuh tahun lalu, saat saya masih duduk sebagai Penasihat Militer Indonesia untuk PBB di New York.
Saya tidak kaget dengan pernyataan Merz. Yang membuat saya agak terkejut adalah keberaniannya untuk mengatakannya secara terbuka. Karena selama ini sekutu-sekutu AS di Eropa hanya berbisik di koridor PBB. Sekarang mereka bicara di depan kamera.













