• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Raih Doktor, Sobar Al Ghazal Pertahankan Disertasi di UIN SGD Bandung

Raih Doktor, Sobar Al Ghazal Pertahankan Disertasi di UIN SGD Bandung

Hargib by Hargib
7 Juli 2026
in Headline, Profil
0
FOTO : Sobar Al Ghazal (tengah) berfoto bersama dengan tim promotor dan penguji usai mengikuti sidang promosi doktor di pascasarjana UIN SGD Bandung (7/7/2026)/dok.istimewa/bedanews.com

FOTO : Sobar Al Ghazal (tengah) berfoto bersama dengan tim promotor dan penguji usai mengikuti sidang promosi doktor di pascasarjana UIN SGD Bandung (7/7/2026)/dok.istimewa/bedanews.com

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

3.Wahdatul Adyān dalam Perspektif Filsafat Perennial

Dalam kacamata Filsafat Perennial, pemikiran Ibn ‘Arabi bersinggungan pada 3 hal: penolakan realitas empiris sebagai final, adanya hirarki wujud, dan pengakuan Realitas Transenden.Namun ada perbedaan mendasar. Filsafat Perennial cenderung memakai istilah universal seperti The One atau Ultimate Reality. Sementara Ibn ‘Arabi menempatkan Allah dalam horizon tauhid Islam sebagai pusat seluruh struktur metafisik.Dengan demikian, Wahdatul Adyān Ibn ‘Arabi tidak berarti menyamakan seluruh agama secara mutlak. Maknanya: keragaman agama memiliki dasar metafisik yang sama karena seluruh eksistensi bersumber dari Allah.

4.Relevansi untuk Toleransi dan Moderasi di Indonesia

BeritaTerkait

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026

Dugaan Penyadapan Komunikasi Presiden Terbongkar, Bareskrim Jerat Tiga Tersangka

4 November 2026

Konsep Wahdatul Adyān dinilai sangat relevan untuk Indonesia yang majemuk. Ia memberi dasar ontologis, epistemologis, dan spiritual dalam memahami keragaman.Toleransi dan moderasi bukan hanya sikap sosial untuk menjaga stabilitas. Lebih dari itu, ia konsekuensi dari kesadaran bahwa manusia terbatas dalam memahami Realitas Tuhan yang tak terbatas.Melalui Wahdatul Adyān, penghormatan pada pemeluk agama lain tidak didasarkan pada relativisme. Tetapi pada pengakuan bahwa setiap tradisi merepresentasikan aspek tertentu dari manifestasi Kebenaran Ilahi sesuai kapasitasnya.

Page 5 of 6
Prev1...456Next
Tags: Pertahankan DisertasiRaih DoktorSobar Al GhazalUIN SGD Bandung
Previous Post

Dian Ferdiansyah, S.H., Sosok Pengacara Muda Berdedikasi Dan Penggiat Otomotif Dari Kota Bandung

Next Post

Pelantikan Wanoja Perjuangan Jabar, Fatmawati Trofi Gaungkan Kepemimpinan Perempuan

Related Posts

Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Headline

Dugaan Penyadapan Komunikasi Presiden Terbongkar, Bareskrim Jerat Tiga Tersangka

4 November 2026
Edukasi

Disnaker Kab. Bandung Tetapkan Henky Herwindo sebagai Ketua Forum HRD Baru

3 November 2026
Almarhum H. Fathan Subchi. (Foto Doc. BPK).
Profil

Fathan Subchi, Pengabdian yang Berpulang, Kebaikan yang Tetap Dikenang

1 November 2026
Headline

Jln Desa Rusak Ditinggalkan, Warga Cijulang Jampang Tengah Minta PT. SMU Bertanggungjawab

1 November 2026
Headline

Ketua DPRD Renie Rahayu: Sampaikan Fungsi Tugas dan Tanggungjawab Parlemen

30 Oktober 2026
Next Post

Pelantikan Wanoja Perjuangan Jabar, Fatmawati Trofi Gaungkan Kepemimpinan Perempuan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021