“Pemikiran Ibn ‘Arabi menawarkan model keberagamaan yang tetap teguh pada keyakinan sendiri sekaligus terbuka terhadap keberadaan pihak lain,”
Model ini diharapkan dapat memberi kontribusi teoritis dan praktis dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, inklusif, moderat, dan berakar pada kedalaman spiritual.***
Page 6 of 6













