Oleh: Sugiyanto (SGY)-Emik (Ketua Masyarakat Pemerhati Jakarta Baru (Katar)
JAKARTA || Bedanews.com – Sebelum melanjutkan artikel ini, saya ingin menegaskan hal berikut:
“Artikel ini saya tulis agar para pejabat dan pimpinan BUMD tidak memanfaatkan atau berlindung di balik kebaikan hati Gubernur Pramono Anung atas kesalahan maupun kegagalan kinerjanya. Sistem reward and punishment perlu ditegakkan demi mendukung keberhasilan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Pramono–Rano dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju dan masyarakatnya sejahtera.”
Dari pengamatan saya, seluruh tindakan dan sikap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung selama ini dijalankan dengan penuh kebijaksanaan, kelembutan, dan kebaikan hati. Namun, sejauh ini ia tampaknya belum menunjukkan ketegasan yang kuat dan sikap “galak,” khususnya dalam hal pemberian sanksi kepada pejabat maupun pihak lain yang seharusnya paling bertanggung jawab.













