Oleh: Mayjen (Purn) Fulad (Penasihat Militer Republik Indonesia untuk Misi PBB 2017-2019)
JAKARTA || Bedanews.com – Saya pernah bertugas di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. Saya terbiasa melihat konflik dari dekat. Tapi yang terjadi sekarang di Teluk Persia penutupan Selat Hormuz dan penembakan kapal Iran TOUSKA oleh Amerika telah melampaui batas akal sehat.
Saya katakan dengan tegas, apa yang dilakukan pemerintahan Trump bukan operasi penegakan hukum tetapi Ini blokade biadab. Ini penyanderaan ekonomi dunia, semua hanya demi ambisi politik dan kuasa atas minyak.
*Hukumnya Jelas, Tidak Ada Mandat untuk Menembak*
Selama saya di PBB, satu prinsip yang kami junjung tinggi: dunia harus diatur oleh hukum, bukan oleh siapa yang paling kuat.













