Namun, dalam hal kinerja dan tanggung jawab, tidak perlu diragukan. Sejak dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bergerak cepat menata kota dan membenahi birokrasi. Ia datang dengan modal besar: pengalaman panjang sebagai Sekretaris Kabinet selama dua periode di era Presiden Joko Widodo.
Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini dikenal memiliki rekam jejak politik yang kuat serta komitmen nyata terhadap reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik. Salah satu langkah strategis yang diambilnya adalah pelantikan serentak 59 dari 61 jabatan struktural pada 7 Mei 2025. Tindakan ini sekaligus mengakhiri praktik penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) secara berkepanjangan.













