Dengan kata lain, dalam negara demokrasi, hukuman yang paling wajar terhadap tokoh publik yang kehilangan kepercayaan masyarakat bukanlah hukuman berdasarkan kebencian atau serangan pribadi. Hukuman yang paling nyata adalah hilangnya kepercayaan publik.
Masyarakat dapat berhenti mempercayai argumentasinya, mengkritik pendapatnya, dan tidak lagi menjadikan pernyataannya sebagai rujukan sebelum memeriksa fakta dan kebenarannya.
Dengan demikian, jabatan sebagai Wantimpres memberikan Rocky Gerung ruang baru untuk membuktikan gagasan yang selama ini sering ia sampaikan: bahwa kekuasaan harus tetap mendapatkan kritik dan pertimbangan yang objektif.
Sekarang publik tinggal melihat apakah prinsip tersebut benar-benar tercermin dalam sikap dan pemikirannya selama menjalankan tugas sebagai anggota Wantimpres Presiden Prabowo. Masyarakat tidak perlu buru-buru memberikan cap “benar” atau “salah”. Biarkan waktu, fakta, data, tindakan, dan rekam jejak yang berbicara.













