“Stakeholder kepariwisataan baik pemerintah, pengelola, maupun asosiasi memiliki peran penting terhadap pengembangan sektor pariwisata yang punya kualitas pelayanan serta daya saing tinggi. Hal tersebut untuk menyikapi tantangan era pasar global bahwa pariwisata Jawa Barat dapat memposisikan diri sebagai sektor unggulan berbasis HAM dan berkelas dunia,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Dewi Sartika, Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Jabar Teppy Wawan Darmawan, serta beberapa pejabat dari Kemenkumham RI. (mae/*)













