Maka dari uraian dan untaian kronologis peristiwa politik ekonomi di tanah air. Tentu mudah diterka siapa penggeraknya dan apa motifnya atas kelangkaan gas melon 3 kg untuk membunuh karakter (character assassination) Presiden Prabowo, cukup dengan sudut pandang politik yang simple.
Tentunya dugaan pengamat politik dan publik akan tertuju kepada sosok oligarki di era Jokowi (Jokowi ‘cs titipannya’ dalam KMP dan para konglomerat Aguan Cs) adalah penggeraknya.
_Pengamatan publik adanya motif character assassination ini secara ekstrim, dibumbui karena adanya politik sakit hati dan khawatir hilangnya kekuasaan bisnis dari para kelompok oligarki lama (era Jokowi),_ sehingga membuat geliat politik melalui gas melon, sebagai bentuk peringatan agar KMP memuluskan atau tidak meng-obstruksi program “old oligarchy”, jika tidak penggulingan (makar) bukan sekedar sangkaan apriori, mengingat Prabowo sebelumnya saat tahun 2022-2023 pra capres 2024, transparansi menyatakan “akan mendukung semua keputusan dan kebijakan dari guru politiknya (Jokowi).













