Permasalahan Eksploitasi Tuna Sirip Biru Indonesia
1. Teknologi Penangkapan Tradisional
Armada perikanan Indonesia saat ini masih didominasi oleh kapal kecil dengan teknologi konvensional, yang mengurangi efisiensi tangkapan dan kualitas hasil. Kusdiantoro et al. (2019) mengemukakan bahwa hanya 10% armada perikanan Indonesia yang dilengkapi teknologi modern seperti sonar dan sistem pendingin. Akibatnya, tuna yang ditangkap sering kali tidak memenuhi standar sashimi-grade yang menjadi syarat utama pasar Jepang. Sebagai perbandingan, armada Jepang menggunakan teknologi pelacakan berbasis satelit untuk mengoptimalkan eksploitasi sumber daya laut lepas. Ketertinggalan teknologi ini menyebabkan ketergantungan Indonesia pada kapal asing untuk memenuhi kuota ekspor tuna sirip biru, yang mengurangi nilai tambah bagi industri nasional.












