Saat itu, kondisi traffic di DPS hanya 50 penerbangan per hari (akibat pandemi). Sedangkan saat G-20 nanti, diperkirakan Tim ATC harus mampu melayani 400 pesawat per hari. Inilah tantangan yang harus disiapkan dalam 10 bulan kedepan. Latihan dan simulasi segera digelar. Tantangan lainnya adalah arahan Presiden RI agar tidak ada penutupan bandara selama G-20, karena ekonomi Bali yang baru bangkit dari pandemi.
Artinya, pergerakan pesawat VVIP harus diselaraskan dengan penerbangan komersial. Ini sangat menantang, karena baru pertama dilakukan di Indonesia model mix operations VVIP dan komersial. Karena normalnya, setiap ada penerbangan VVIP
(pesawat Presiden, Perdana Menteri atau wakilnya), selalu mengikuti protokol penutupan bandara selama 30-45 menit












