Para kepala negara dengan security super maksimal tentu butuh keahlian khusus, Ridlwan menilai, Fahmi bisa mensinergikan antara kepentingan security dengan navigasi penerbangan.
Ridlwan juga menyoroti kinerja Fahmi dalam lobi lobi dengan pihak Singapura. “Dia punya kemampuan negosiasi dan mencari win-win solution dalam problem khusus,” beber alumni S-2 Kajian Stratejik Intelijen Universitas Indonesia tersebut.
Dalam menghadapi musim liburan hingga lebaran, Ridlwan mengingatkan agar terus meningkatkan profesionalitas tim Airnav. “Saya kira Pak Fahmi bisa memperkirakan titik puncak yang harus diantisipasi, termasuk juga resiko keamanan dari sisi cuaca maupun keamanan dari sisi terorisme,” tandas Ridlwan. (Red).











