Artinya, “Setiap daging yang tumbuh dari perkara haram maka neraka lebih utama baginya,” (HR. At-Tirmidzi).
Ketiga, tinggalkan sifat sombong, niscaya di akhirat kita akan mulia di hadapan Allah Sang Maha Raja. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. Mengapa tidak menyukainya? Sebab, kesombongan adalah pakaian kebesaran-Nya. Makanya pantas jika orang yang memiliki sifat ini, di akhirat akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan murka kepadanya. Demikian sebagaimana penuturan Rasulullah dalam haditsnya.
Artinya, “Tidaklah seorang laki-laki yang menyombongkan diri dalam hatinya dan bergaya congkak dalam gaya berjalannya, kecuali akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan marah kepadanya,” (HR. Ahmad).
Pantas dalam hadits lain disampaikan, tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya masih ada kesombongan walaupun sebesar biji sawi. Apa yang mau kita sombongkan? Semuanya hanya sekadar titipan yang akan diambil dan kita pertanggung-jawabkan.












