Artinya, “Tidak akan berkumpul keimanan dan kekikiran dalam hati seorang mukmin,” (HR. Ibnu Sa’d).
Jika memperhatikan hadits di atas, sifat kikir bukanlah sifat seorang mukmin. Sebab, tidak akan berkumpul antara sifat iman dengan sifat kikir. Maka sebagai komitmen kita sebagai seorang mukmin, tinggalkanlah sifat itu dan segera menggantinya dengan sifat dermawan dan murah hati. Wallahu alam.
Artikel Adalah esensi Khutbah Jumat,17 Januari 2025
Penulis adalah Pembina Yayasan pendidikan Al-Misbah Kota Bandung dan Tresna Bhakti Kabupaten Ciamis, Tutor, dosen dan gubes manajemen pendidikan
Page 6 of 6












