“Saya tidak menampik dan mengharamkan adanya intervensi politis, namun harus ada keberimbangan antara intervensi politis dengan penilaian kompetensi dan profesionalisme seseorang. Jadi jangan sampai intervensi politis lebih mendominasi,” ucapnya.
Selain itu, Riana pun menyoroti perihal aspek kegiatan pelatihan bagi para ASN yang diselenggarakan oleh BKPSDM. I mengharapkan tingkat keberhasilannya bukan pada persentase besarnya target penyerapan anggaran atau terpenuhinya jumlah peserta pelatihan tersebut.
Namun, perlu dievaluasi juga bagaimana dinas tersebut mengalami dampak perubahan positif setelah diadakannya pelatihan.
“Pelatihan yang diberikan harus mampu memberikan dampak positif, bukan hanya pada peningkatan kualitas individunya. Namun juga memberikan dampak pada pengembangan terhadap OPD dimana ASN itu berada, inilah yang harus menjadi catatan bersama ke depannya,” katanya.













