Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairussalim, menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penerapan SPM.
Dalam audiensi dengan Ditjen Bina Pembangunan Daerah di Jakarta, pemerintah daerah turut menyampaikan sejumlah kendala yang membutuhkan arahan dan pembinaan lebih lanjut.
Salah satu perhatian utama adalah penyesuaian target pelayanan dasar Tahun 2026 dengan kondisi daerah, khususnya dalam memastikan kesesuaian jumlah masyarakat yang menjadi sasaran penerima layanan.
Ketepatan data ini penting, agar pemerintah dapat merencanakan kebutuhan pelayanan secara lebih terukur dan menentukan masyarakat yang harus diprioritaskan.













