*Dilema Energi Asia Tenggara: Antara Kebutuhan dan Tekanan*
Dari berbagai sumber intelijen terbuka, saya mendapat informasi bahwa Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina saat ini sedang meningkatkan impor minyak dari Rusia. Ini bukan pilihan. Ini keharusan. Selat Hormuz terblokade. Pasokan minyak dari Timur Tengah terganggu parah. Inilah dilema energi eksistensial.
Dalam perspektif saya sebagai mantan penasihat militer, energi bukan sekadar komoditas ekonomi. Energi adalah logistik. Dan dalam doktrin militer mana pun: siapa yang menguasai logistik, ia menguasai medan. Jika pasokan minyak terganggu, jet tempur TNI tidak bisa terbang. Kapal perang RI tidak bisa melaut. Kendaraan taktis tidak bisa bergerak. Ini bukan hiperbola. Ini fakta.













