• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Kartini dan Senyum Luka: Antara Kebaya dan Empati yang Diperkosa

Kartini dan Senyum Luka: Antara Kebaya dan Empati yang Diperkosa

Hargib by Hargib
22 April 2026
in Edukasi, Profil
0
RA.Kartini/pinterest

RA.Kartini/pinterest

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah merenung lama di kamar mandi (satu-satunya ruang di rumah di mana aku bisa menangis tanpa dilihat siapa pun), aku menyadari sesuatu. Dua luka ku  terjebak sindikat empati palsu dan menanggung beban ganda di rumah berasal dari akar yang sama. Adalah masyarakat kita mengajarkan perempuan untuk menjadi tak terbatas dalam memberi, tapi tidak pernah mengajarkan perempuan untuk melindungi dirinya sendiri. Bahwa memberi uang hingga habis? Dia baik hati. Memberi waktu dan tenaga hingga lupa istirahat? Dia ibu hebat. Memberi empati tanpa batas hingga dimanfaatkan sindikat? Dia korban yang naif.

Tidak ada yang berkata: berhenti. Batasi. Lindungi dirimu dulu.

Kartini mengajarkan perempuan untuk bersuara. Tapi kita lupa bahwa bersuara juga berarti berkata TIDAK. Tidak pada sindikat yang memanfaatkan kebaikan kita. Tidak pada suami yang menganggap pekerjaan rumah adalah tugas istri. Tidak pada budaya yang membuat kita tersenyum di foto padahal hati sedang terluka. Aku tidak menulis artikel ini untuk menyalahkan Kartini. Aku menulis ini karena aku lelah melihat perempuan-perempuan hebat di sekitarku tersenyum sambil berdarah.

BeritaTerkait

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Page 8 of 12
Prev1...789...12Next
Tags: Antara KebayaEmpati yang DiperkosaKartiniSenyum Luka
Previous Post

Kartini, Merawat Kewarasan di Tengah Manipulasi Dunia

Next Post

Go Internasional, Jurnal Religious Fakultas Ushuluddin UIN SGD Terindeks Scopus

Related Posts

Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Edukasi

Disnaker Kab. Bandung Tetapkan Henky Herwindo sebagai Ketua Forum HRD Baru

3 November 2026
Edukasi

Inovasi Pendidikan 2026: Merajut Teknologi, Kolaborasi, dan Karakter Menuju Masa Depan

2 November 2026
Almarhum H. Fathan Subchi. (Foto Doc. BPK).
Profil

Fathan Subchi, Pengabdian yang Berpulang, Kebaikan yang Tetap Dikenang

1 November 2026
Edukasi

KETIKA ILMU MENYATUKAN: Kampus Menghadirkan Solusi bagi Negeri

30 Oktober 2026
Next Post

Go Internasional, Jurnal Religious Fakultas Ushuluddin UIN SGD Terindeks Scopus

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021