• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Kartini dan Senyum Luka: Antara Kebaya dan Empati yang Diperkosa

Kartini dan Senyum Luka: Antara Kebaya dan Empati yang Diperkosa

Hargib by Hargib
22 April 2026
in Edukasi, Profil
0
RA.Kartini/pinterest

RA.Kartini/pinterest

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dan untuk semua yang merayakan hari Kartini: 1)  Jadikan peringatan Kartini sebagai momen introspeksi, bukan karnaval. Sebelum mengunggah foto kebaya, tanyakan pada diri sendiri, apa yang sudah aku lakukan tahun ini untuk meringankan beban perempuan di sekitarku? 2) Bicarakan luka, bukan hanya pencapaian. Kartini tidak hanya bercerita tentang terang. Dia juga bercerita tentang gelap. Tentang pingitan. Tentang ketidakadilan. Jangan takut membicarakan luka. 3). Dengarkan perempuan yang berbeda cerita.Tidak semua perempuan merayakan Kartini dengan bahagia. Ada yang sedang berjuang melawan kekerasan dalam rumah tangga. Ada yang sedang memulihkan diri dari scam. Ada yang sedang sendirian mengurus anak tanpa dukungan suami. Dengarkan mereka.

Dan Kartini.., maafkan aku. Aku memakai kebayamu. Aku membaca suratmu. Aku berdiri di podium memujimu. Tapi aku masih terjebak dalam tembok yang sama yang kau lawang. Tembok yang mengatakan bahwa sudah tugas perempuan mengurus anak.   Tembok yang membiarkan laki-laki duduk diam sementara perempuan berputar seperti gasing.  Tembok yang membuatku tersenyum di foto padahal di dalam hatiku ada luka dari sindikat yang memanfaatkan sifat mulia yang kau ajarkan.

BeritaTerkait

Banmus Kemarin Bahas Berbagai Agenda Strategis

30 April 2026

33 Lahan SMA dan SMK di KCD X Cirebon Bermasalah. Disorot DPRD

30 April 2026
Page 10 of 12
Prev1...9101112Next
Tags: Antara KebayaEmpati yang DiperkosaKartiniSenyum Luka
Previous Post

Kartini, Merawat Kewarasan di Tengah Manipulasi Dunia

Next Post

Go Internasional, Jurnal Religious Fakultas Ushuluddin UIN SGD Terindeks Scopus

Related Posts

Edukasi

Banmus Kemarin Bahas Berbagai Agenda Strategis

30 April 2026
Edukasi

33 Lahan SMA dan SMK di KCD X Cirebon Bermasalah. Disorot DPRD

30 April 2026
Edukasi

Tuntas! Pansus 3 DPRD Kabupaten Bandung Rampungkan Perda Keolahragaan

29 April 2026
Edukasi

Pansus III DPRD Kab. Bandung Gelar Rapat Terkait UU No. 11 Tahun 2022

28 April 2026
Ketua IKA UIN Bandung, Drs. H. Cucu Sutara, M.M. Terpilih sebagai Bendahara Umum Forum IKA PTKIN 2026–2030/dok.istimewa-bedanews.com
Edukasi

Terpilih Jadi Bendahara Umum Forum IKA PTKIN 2026–2030, Cucu Sutara Siap Dukung Festival Dunia Baru Islam

27 April 2026
Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa
Edukasi

PERISET MoRA LPDP TERJUN KE BADUY: Membaca Kekuatan Spiritual Ecology sebagai Pilar Ketahanan Ekologis Pangan  di Tengah Krisis Global

27 April 2026
Next Post

Go Internasional, Jurnal Religious Fakultas Ushuluddin UIN SGD Terindeks Scopus

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021