• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Karawang “Juara Bertahan” Zona Merah » Halaman 2

Karawang “Juara Bertahan” Zona Merah

Oleh: Suhaeni, Msi (Dosen UNSIKA)

admin by admin
9 Februari 2021
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah jangan hanya focus pada ketersediaan obat dan vaksin. Apakah pemberian vaksin akan efektif ketika 3T tidak dijalankan dengan massif dan akurat? Padahal vaksin dan obat tidak bisa menjadi senjata utama untuk mengatasi pandemi COVID-19. Bila melihat sejarah, tidak ada pandemi yang selesai hanya karena kehadiran vaksin atau obat. Jangan sampai pengadaan vaksin dan obat hanya karena motif ekonomi semata.

Gambaran ini sejatinya membuktikan ketidakseriusan negara dalam menangani pandemi. Penerapan strategi utama 3T seharusnya dilakukan secara massif, akurat dan gratis. Hal ini dilakukan untuk mengetahui siapa yang sakit dan yang sehat. Selain gencar mengkampanyekan 3 M (Menjaga jarak, Mencuci tangan dan Memakai masker).

Penerapan 3T tentu berbeda dengan 3M yang lebih menekankan pada kesadaran individu. Dalam penerapan 3T sebenarnya pemerintah memiliki power yang lebih besar. Misalnya, ketika ada warga yang tidak mau dites, bisa dicari tau alasannya. Bisa jadi alasannya karena biaya tes yang tidak murah. Jangankan buat tes, buat makan sehari-hari saja sulit. Pemerintah jangan pilih kasih, yang difasilitasi hanya warga yang memiliki KTP di dareh tersebut, misal harus punya KTP Karawang. Karena faktanya di Karawang sendiri banyak pendatang.

BeritaTerkait

SOLID-Ketua IKASPS UNNES, Irjend Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si (kaos putih pakai peci) & Ketua Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, Dr Susilo Kusdiwanggo, ST. MT (kemeja hitam). (Foto Ist).

Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan

2 Mei 2026

DPRD Jabar Konsultasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan Ke Kementerian

2 Mei 2026
Page 2 of 4
Prev1234Next
Previous Post

PWI Kota Bandung Tandatangani MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Universitas Sangga Buana dan STAIPI

Next Post

Perwal Terkait Penanganan Covid-19, Kembali Dikeluarkan Wali Kota Bandung

Related Posts

SOLID-Ketua IKASPS UNNES, Irjend Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si (kaos putih pakai peci) & Ketua Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, Dr Susilo Kusdiwanggo, ST. MT (kemeja hitam). (Foto Ist).
Ragam

Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan

2 Mei 2026
Edukasi

DPRD Jabar Konsultasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan Ke Kementerian

2 Mei 2026
Edukasi

Tema Pendidikan Nasional 2026, kata Dewan PAN Yadi: itu Bisa Dilaksanakan tapi Tidak Otomatis

2 Mei 2026
Ragam

DUNIA SEDANG BERMAIN API, BLOKADE AS DAN RUDAL HIPERSONIK ‘DARK EAGLE’ ANCAMAN NYATA BAGI ARUS PERDAMAIAN

2 Mei 2026
News

Percepatan Eliminasi ATM dan Kusta di Papua, Butuh Penguatan Komitmen Daerah 

2 Mei 2026
News

Kepala BKN, Prof. Zudan: Manajemen Talenta Cegah Praktik Balas Budi dalam Pengisian Jabatan ASN

2 Mei 2026
Next Post
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial

Perwal Terkait Penanganan Covid-19, Kembali Dikeluarkan Wali Kota Bandung

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021