Tanpa adanya impor saja kondisi para petani di negeri ini sudah kurang bagus, apalagi diterapkan kebijakan impor. Menurut Andri masih ada alternatif yang bisa mengatasi masalah kekurangan stok beras. Salah satunya bisa dengan peningkatan produksi padi, dan hasilnya bisa lima sampai enam ton per hektarnya. Pemanfaatan teknologi bisa diedukasi ke petani agar bisa menghasilkan produksi padi hingga delapan sampai sepuluh ton per hektar. Hal itu akan membuat petani sejahtera dan stok nasional akan terpenuhi.
Andri mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan institusi berikut dengan tim teknisnya, yang bersedia untuk memberikan edukasi kepada petani untuk meningkatkan produktivitas padi, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung. Menurut Andri pemerintah harus selektif, mana yang boleh jadi perumahan, mana yang harus menjadi lahan pertanian abadi. Jadi kajiannya harus lebih matang lagi,” ujar Andri saat dihubungi via telepon (PojokBandung.com, Kamis 11/3/2021)













