“Bukan lautan hanya kolam susu. Kail dan jalan cukup menghidupimu Tiada badai tiada topan kau temui. Ikan dan udang menghampiri dirimu. Orang bilang tanah kita tanah surga. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman.”
Sebuah lirik lagu yang dipopulerkan Koes Plus di tahun 1970 menggambarkan kalau Indonesia ini kaya raya. Rakyatnya tidak mungkin sengsara karena lautan saja dikatakan kolam susu, tongkat dan kayu bisa menghidupi rakyat Indonesia. Namun kini rakyat tak lagi menikmati surga negerinya, pemerintah berencana mengimpor beras besar-besaran, yakni sebanyak satu juta ton.
Rencana ini telah disepakati dalam rapat koordinasi terbatas, bahkan Kementerian Perdagangan sudah mengantongi jadwal impor beras tersebut. Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa impor beras ini terbagi menjadi 500.000 ton untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 500.000 ton sesuai kebutuhan Bulog.













