• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Hanya Mendapat Macet Tanpa Kontribusi PAD: Saatnya Gubernur Pramono Menuntut Kepemilikan Saham di Pelindo atau Membentuk Port of Betawi

Hanya Mendapat Macet Tanpa Kontribusi PAD: Saatnya Gubernur Pramono Menuntut Kepemilikan Saham di Pelindo atau Membentuk Port of Betawi

kris by kris
21 April 2025
in Ragam
0
DUKUNG-Sugiyanto (SGY)-Emik dan Gubernur DKI Jakarta Periode 2007-2012, Fauzi Bowo (Gubernur Visioner Yang Ingin Membangun Pelabuhan Internasional di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Marunda). (Foto Ist).

DUKUNG-Sugiyanto (SGY)-Emik dan Gubernur DKI Jakarta Periode 2007-2012, Fauzi Bowo (Gubernur Visioner Yang Ingin Membangun Pelabuhan Internasional di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Marunda). (Foto Ist).

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Persoalan kemacetan parah di kawasan Tanjung Priok tidak hanya mencerminkan kelumpuhan infrastruktur, tetapi juga memperlihatkan masalah struktural yang lebih mendalam. Ketiadaan peran signifikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengelolaan dan pengawasan terhadap salah satu simpul ekonomi paling strategis di Indonesia menjadi sorotan penting dalam tulisan ini.

Pelabuhan Tanjung Priok adalah urat nadi logistik nasional. Namun ironisnya, pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah tidak memiliki kewenangan memadai dalam pengambilan keputusan maupun dalam pembagian manfaat ekonomi. Jakarta menanggung dampak, tetapi tidak mendapatkan bagian yang adil.

Gubernur Pramono Anung telah menunjukkan tanggung jawab moral dalam merespons situasi ini. Tapi lebih dari sekadar respons moral, kondisi ini seharusnya menjadi momentum untuk meninjau ulang posisi strategis Pemprov DKI dalam aktivitas pelabuhan—khususnya dalam hal kepemilikan saham, otoritas kebijakan, dan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

BeritaTerkait

HORMUZ TERBAKAR, MALAKA DIHANTAM: KAPAL INDUK AS DI DEPAN MATA, INDONESIA BISA APA?

21 April 2026

Dugaan Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi MBG, Polisi Mitigasi Situasi Bersama BGN

21 April 2026
Page 3 of 8
Prev1234...8Next
Previous Post

Paguyuban Warga Demak “Kalijogo” Balikpapan Gelar Halal Bi Halal, Musyawarahkan Ketua Umum Baru

Next Post

Perkara Pengaduan Palsu di Prabumulih, Disetujui Dihentikan Berdasarkan Mekanisme RJ

Related Posts

Ragam

HORMUZ TERBAKAR, MALAKA DIHANTAM: KAPAL INDUK AS DI DEPAN MATA, INDONESIA BISA APA?

21 April 2026
Ragam

Dugaan Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi MBG, Polisi Mitigasi Situasi Bersama BGN

21 April 2026
Ragam

Menimbang Perang Dunia ke-3, Saat Hormuz Membara dan Apa yang Harus Disiapkan Indonesia?

21 April 2026
Ragam

Blokade Biadab Trump, Menembak Kapal Iran di Perairannya Sendiri dan Menyandera Dunia demi Minyak

21 April 2026
Ragam

Memperkokoh Barisan Jamaah Tuk Meraih Kemenangan

21 April 2026
Ragam

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

21 April 2026
Next Post

Perkara Pengaduan Palsu di Prabumulih, Disetujui Dihentikan Berdasarkan Mekanisme RJ

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021