Laporan UNICEF tahun 2016 misalnya, yang menunjukkan terdapat 700 juta perempuan di dunia menikah ketika masih berstatus sebagai anak- anak.
Dari segi kesehatan, anak-anak juga menjadi subjek yang rentan mencontoh gaya hidup tak sehat orang dewasa. Berdasarkan catatan Depkes pada 2016, terjadi peningkatan perokok pemula usia 10-14 tahun sebesar 100% dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun, yaitu dari 8,9% di tahun 1995 menjadi 18% di tahun 2013. Catatan negatif ini dipertegas oleh persoalan gizi anak Indonesia, di mana sekitar 37% anak Indonesia menderita stunting.
Persoalan lain yang kerap menerpa anak ialah bahwa mereka juga masih menjadi sasaran kekerasan seksual yang dilakukan orang dewasa. Banyak laporan kasus kekerasan seksual terhadap anak ditangani oleh kepolisian di berbagai daerah. Karenanya, perlindungan anak dari kasus kejahatan seksual juga menjadi penting.












